Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Hewan Avertebrata Bintang Laut : Klasifikasi, Morfologi, dan Fisiologi

Hewan Anvertebrata Bintang Laut : Klasifikasi, Morfologi, dan Fisiologi

Bintang laut merupakan hewan yang biasa berasosiasi dengan karang, dan memiliki empat sampai enak lengan. Hewan ini merupakan jenis hewan kelas Asteroidea filum Echinodermata. Hewan ini biasanya juga memiliki kulit tubuh yang keras, dan berduri.

Bintang laut (Archaster typicus) umumnya memiliki 5 jumlah lengan, yang apabila lengan tersebut putus, maka akan tumbuh lengan baru sebagai pengganti.

Bintang laut biasanya memakan bahan organik dan plankton, yang masuk melalui mulut, menuju esofagus dan lambung yang bercabang menuju setiap lengan. Sisa pencernaan dari hewan ini kemudian dikeluarkan melalui anus yang terdapat pada bagian dorsal tubuh bintang laut.

Bintang laut memiliki peran yang cukup penting bagi ekosistem terumbu karang. Umumnya hewan ini memakan predator dari terumbu karang, selain itu bintang laut juga berperan mendaur ulang kawan dan memasukkannya kedalam siklus rantai makanan.

Sedangkan manfaat dari hewan ini adalah, dapat dimanfaatkan dalam bidang medis. Hewan avertebrata satu ini ternyata dapat digunakan sebagai obat peradangan sendi, dan juga obat penyakit asma.

Klasifikasi Bintang Laut (Archaster typicus)

Phylum: Echinodermata

Sub Phylum: Elevtherozoa

Class: Asterazoa

Sub Class: Asteroidea

Order: Valvatido

Sub Order: Astaecea

Family: Archasterdae

Genus: Archaster

Species: Archaster typicus

Morfologi Bintang Laut (Archaster typicus)

Hewan ini pada umumnya memiliki warna abu-abu dan coklat bintik-bintik. Tubuh hewan ini terdapat duri-duri pada bagian inferolateral.

Bintang laut tergolong dalam kelas Asteroida. Filum Echinodermata merupakan filum bagi kelompok hewan yang tergolong dalam hewan tripoblastik yang memiliki ciri khusus adanya rangka yang terletak didalam tubuh (Endoskeleton).

Hewan avertebrata ini memiliki sisi aboral yang terdiri dari madreporit (lempeng dorsal yang berlubang-lubang sebagai tempat masuknya air laut kedalam sistem pembuluh air).

Kaki pada hewan ini dapat mencengkeram, memanjang, berkontransi, dan melemas. Pada bagian bawah lengan terdapat kaki tabung, yang mampu menyedot, seperti cakram , dan biasanya kaki tabung pada bintang laut digunakan untuk menjerat target mangsanya seperti remis dan tiram

bintang laut dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual. Reproduksi bintang laut secara seksual dilakukan dengan cara melepaskan sel sperma atau telur, kedalam air.

Telur yang terjadi dari hasil pembuahan bintang laut akan tumbuh menjadu bipinnaria, dan menjadi larva Brachiolaria. Larva ini akan tumbuh dan biasa memakan plankton lainnya.

Sedangkan reproduksi bintang laut secara aseksual, dilakukan dengan regenerasi.

Fisiologi Bintang Laut (Archaster typicus)

1. Sistem Percernaan

Sistem percernaan pada hewan ini dimulai dari mulut yang terletak di tengah, dan dekat dengan kerongkongan yang terhubung dengan lambung.

Makanan yang dimakan oleh hewan ini, kemudian diproses di lambung besar, kemudian dihisap oleh getah lambung, dan dikirim kelima lengan pada hewan ini. Pencernaan yang menjadi sisa kemudian dikeluarkan melalui anus.

2. Sistem Pernafasan

Hewan ini bernafas menggunakan insang kulit, yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis. Selom tersebut dilindungi oleh silia, dan pediselaria. Hewan ini menyerap oksigen saat air mengalir melalui benjolan yang terdapat pada kulitnya.

3. Sistem Reproduksi

Hewan avertebrata bintang laut berkembang biak secara seksual dan aseksual. Adapun sistem reproduksinya, berkaitan dengan tahap perkembangannya yang kompleks dalam daur hidup.

Hewan avertebrata ini ternyata memiliki sekitar 2000 spesies. Beberapa spesies pada bintang laut, hidup pada zona intertidal, dan sebagian spesies lainnya hidup pada kedalaman laut. Hewan ini bahkan dapat ditemukan pada daerah dingin seperti daerah kutub.

Jangan sampai salah, Bintang laut bukan termasuk jenis ikan. Meskipun hewan ini hidup di perairan, hewan ini bukan termasuk ikan. Hewan ini tidak memiliki insang, sisik maupun sirip seperti ikan pada umumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina