Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Mengenal Klasifikasi, Morfologi, Habitat dan Manfaat Udang Galah

 


Hampir seluruh masyarakat, khususnya di Indonesia mungkin sudah sering mendengar tentang udang galah. Sebab, hewan yang satu ini memang menjadi salah satu rekomendasi santapan yang nikmat dan memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Udang galah sendiri adalah salah satu hewan avertebrata yang termasuk ke dalam spesies Macrobrachium rosenbergii . Udang galah memiliki ciri-ciri fisik yang lebih besar dari jenis udang lainnya dan hidup di daerah perairan air tawar yang dangkal.

Klasifikasi Udang Galah

Kingdom : Animalia

Phylum : Arthropoda

Class : Malacostraca

Order : Decapoda

Family : Palaemonoidea

Genus : Macrobrachium

Specific name : rosenbergii

Scientific name : Macrobrachium rosenbergii

Morfologi Udang Galah


Tubuh dari udang galah terdiri dari ruas-ruas yang ditutup dengan kulit yang keras, tidak elastris dan terdiri dari zat chitin. Tubuh udang galah juga terdiri dari tiga bagian yaitu bagian kepala dada (Cephalothiorax), badan (abdomen) dan ekor (uropoda).

Bagian cephalothorax dibungkus oleh kulit keras yang disebut carapace. Pada bagaian depan terdapat tonjolan yang bergerigi disebut rostrum. Secara taksonomi rostrum mempunyai fungsi sebagai penunjuk jenis (species).

Ciri khusus udang galah yang membedakan dengan jenis udang lainnya adalah bentuk rostrum yang panjang dan melengkung seperti pedang dengan jumlah gigi bagian atas 11-13 buah dan gigi bawah 8-14 buah.

Pada bagian dada terdapat lima pasang kaki jalan (periopoda). Pada udang galah jantan dewasa, pasangan kaki jalan ke-2 yang tumbuh sangatlah panjang dan besar.  Panjangnya dapat mencapai 1,5 kali panjang badannya . Sedangkan pada udang galah betina dewasa, pertumbuhan kaki jalan ke-2 tidak begitu mencolok.

Disamping itu, bagian abdomen terdiri dari lima ruas, tiap ruas dilengkapi sepasang kaki renang (pleiopoda). Pada udang galah betina bagian ini agak melebar, membentuk semacam ruangan untuk mengerami telurnya (broadchamber).

Kemudian, bagian uropoda yang merupakan ruas terakhir dari ruas badan memiliki kaki renang yang  berfungsi sebagai pengayuh atau yang biasa disebut ekor kipas. Uropoda terdiri dari bagian luar ( exopoda) dan bagian dalam (endopoda) serta bagian ujungnya meruncing disebut telson.

Habitat Udang Galah


Berdasarkan tingkah laku dan kebiasaan hidupnya, udang galah dewasa sebagian besar menjalani hidupnya di daerah dasar perairan air tawar. Sedangkan udah galah yang masih di fase larva, memiliki sifat planktonik yang sangat memerlukan air payau.

Udang galah memiliki habitat di perairan sebgaimana umumnya, seperti rawa, danau, dan sungai yang berhubungan langsung dengan laut. Hal ini karena udang galah memiliki sifat Eurohaline. Hewan ini juga mempunyai sifat toleransi yang tinggi terhadap salinitas yakni berkisar 0 sampai dengan 20 ppt.

Secara alami, penyebaran udang galah meliputi daratan Indopasifik mulai dari bagian timur benua Afrika sampai dengan kepulauan Malaysia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, udang galah tersebar luas mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan sampai dengan ke Papua.

Manfaat Udang Galah


Jika kita telah membahas klasifikasi dan habitat dari udang galah, kita juga tentunya wajib mengetahui manfaat dari hewan ini. Pasalnya,udang galah memang menjadi santapan yang sangat nikmat dan bergizi yang banyak digemari oleh masyarakat untuk dikonsumsi.

Berikut ini adalah manfaat dari mengonsumsi udang galah yang bisa Kamu ketahui:

1. Membantu meningkatkan energi

2. Membantu menguatkan tulang

3. Membantu mengurangi risiko depresi

4. Membantu menjaga kesehatan kulit

5. Mencegah anemia

6. Sebagai sumber antioksidan

7. Sumber protein yang sangat baik

8. Menjaga kesehatan kardiovaskular

Nah, manfaat dari udang galah tersebut menjadi penutup dari pembahasan kita seputar udang galah. Semoga tulisan di atas bisa menambah pengetahuanmu tentang udang galah dan nantinya Kamu juga bisa ikut membantu untuk membudidayakan hewan yang satu ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina