Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Mengenal Uniknya Kepik, Serangga Pembawa Keberuntungan

Kepik adalah serangga berukuran kecil berwarna merah dengan tujuh titik di punggungnya. Kepik  Ada juga yang berwarna kuning dan oranye. Pola di tubuh mereka juga beragam, tidak hanya tujuh titik hitam. Dan biasanya kepik adalah serangga pembawa keberuntungan.

Kepik termasuk kelompok hewan Hemiptera adalah ordo dari serangga yang juga dikenal sebagai kepik. Hemiptera terdiri dari 80.000 spesies serangga seperti tonggeret, kutu daun, anggang-anggang, walang sangit, dan lain-lain.

Nah, dibawah ini akan di jelaskan tentang uniknya kepik. Yuk simak pembahansannya!

Karakteristik Kepik

  • Memiliki dua pasang sayap, sebagian spesies tak bersayap dan sebagian lagi bersayap
  • Mata majemuk dengan bentuk beragam
  • Memiliki hingga 3 ocelli
  • Bagian mulut tajam dan panjang seperti jarum yang memanjang dari bagian bawah kepala
  • tidak mengalami metamorfosis sempurna.
  • Memiliki antena baik yang ukurannya pendek, panjang dan mencolok

Klasifikasi Kepik

  • Kerajaan  : Animalia
  • Filum       : Arthropoda
  • Kelas       : Insecta
  • Ordo        : Hemiptera

Habitat Kepik

Kepik bisa kita temukan di mana saja. Mulai dari padang rumput, hutan, pinggiran sungai, pinggiran kota, bahkan di perkotaan. Kepik memang bisa ditemukan di banyak tempat. Namun, hewan ini aslinya berasal dari Eropa.

Namun, pada pertengahan tahun 1900-an, mereka dibawa ke Amerika Utara untuk mengendalikan kutu daun yang tidak terkendali. kepik sangat aktif di musim semi sampai musim gugur. Saat musim dingin, mereka biasanya melakukan hibernasi di bawah batu, kayu, atau di rumah.

Daur Hidup Kepik

Fase anakan dikenal dengan nama nimfa. Nimfa kepik ini kemudian melakukan pergantian kulit berkali-kali hingga akhirnya menjadi imago (dewasa) tanpa melalui fase kepompong. Fase pertama daur hidup kepik adalah telur. Telur kepik berbentuk lonjong dan berwarna kuning.

Makanan Kepik

Makanan spesies kepik adalah predator baik sebagai kepik dewasa maupun larva. Mereka mengonsumsi berbagai macam mangsa, termasuk kutu daun, tungau, kutu putih, ulat kecil, telur serangga dan kepompong, lalat putih, tungau, dan psyllids.

Hewan Keberuntungan

Di dalam banyak kebudayaan, kepik dianggap sebagai hewan pembawa keberuntungan. Salah satunya oleh petani. Banyak petani yang suka dengan kepik, karena hewan ini suka memakan kutu daun dan hama pemakan tanaman.

Jadi, secara tidak langsung, kepik cantik ini sudah menjaga tanaman di kebun petani yang luas. Karena itulah, petani sangat suka dengan kepik. Selama hidupnya, kepik bisa memakan 5.000 ekor serangga.

Warna Cerah Anti Pemangsa

Kepik punya tubuh berwarna cerah. Warna cerah itu bisa melindungi mereka dari serangan pemangsa. Di dunia hewan, warna cerah dianggap sebagai sesuatu yang beracun. Karena itu, hewan yang berwarna cerah jarang dimangsa.

Jika ada pemangsa yang mendekat, kepik akan mengeluarkan cairan berminyak dan kotor dari sendi di kaki mereka.Kadang, mereka juga bisa berpura-pura mati untuk menghindari pemangsa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina