Langsung ke konten utama

Wajib Pahami, Cara Membasmi kecoak Dengan Alami

Siapa sih yang tidak pernah melihat Kecoak, Salah satu   hewan   hama ini merupakan golongan hewan avertebrata. Hewan yang satu   ini memiliki habitat di tempat   lembap,gelap,dan basah. Di luar rumah, mereka bisa ditemukan di tong sampah, kayu busuk, tumpukan daun, selokan, pipa air, pekarangan, dan tempat lain yang menurut mereka nyaman untuk ditinggali serta berkembang biak.   Kecoak   juga merupakan hewan neuropora primitive yakni hewan yang berada sejak zaman akhir Jurasik ( 1200 -- 1500   Juta Tahun ) yang dibuktikan dengan adanya fosil kecoak. Kecoak     mempunyai lebih dari 4600 spesies dan lebih dari 30 spesies kecoak hidup berdampingan dengan kita.   Hewan ini memiliki tubuh oval dan pipih bagian kepalanya teletak dan tersembunyi dibawah pronotum,mempunyai satu mata, antena panjang dua pasang sayap dan tiga pasang kaki.   Kecoak   memiliki ukuran sekitar 2 mm sampai 5 mm, sedangkan yang dewasa ukurannya sekitar 3,5 cm hingga 4,1 cm. Hewan ini kerap sekali dikata

Klasifikasi, Ciri-Ciri dan Status Kelangkaan Hewan Avertebrata Koala


Kamu pasti sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Koala (Phascolarctos cinereus) merupakan salah satu binatang berkantung (marsupial) yang mirip dengan kanguru.

Koala memanfaatkan kantong perutnya tersebut untuk membawa anaknya yang masih kecil. Spesies koala dapat ditemukan di Australia, di sepanjang pesisir Timur menyerupai Adelaide. Hal itu disebabkan oleh kondisi cuaca disana cocok untuk koala karena memiliki curah hujan yang cukup.

Kata koala berasal dari bahasa Dharug, yang merupakan bahasa Australia pribumi yang berarti ‘tidak ada air’ atau dapat diartikan ‘tidak minum’.

Sebenarnya hewan ini minum air, tetapi sangat jarang. Hal itu dikarenakan kebutuhan airnya telah tercukupi dari makanannya yakni daun ekaliptus atau kayu putih, sehingga koala tidak perlu lagi turun dari pohon untuk minum.

Untuk lebih mengetahui lebih dalam mengenai koala, simak artikel di bawah ini.

Klasifikasi Ilmiah Koala

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Infrakelas : Marsupialia

Ordo : Diprotodontia

Upaordo : Vombatiformes

Famili : Phascolarctidae

Genus : Phascolarctos

Spesies : P. cinereus

Nama binomial : Phascolarctos cinereus

Ciri-Ciri Koala

Satwa endemik Australia ini memiliki beberapa ciri fisik, antara lain :

• Koala merupakan salah satu hewan mamalia yang berdarah panas dan bayi koala minum susu dari induknya.

• Hewan ini mempunyai gigi dan cakar yang sangat tajam. Giginya digunakan untuk mencabut daun eukaliptus dari pohonnya, sedangkan cakarnya digunakan untuk memanjat pohon.

• Sebagai hewan herbivore, koala hanya memakan daun dari pohon eukaliptus atau kayu putih. Dalam sehari, satwa endemik ini bisa memakan daun eekaliptus hingga 800 gram.

• Bulu yang terdapat di bagian perut koala berwarna putih. Tubuh nya sedikit mirip dengan Wombat, hanya saja koala memiliki bulu yang lebih tebal, telinga yang lebih besar, serta lengan yang lebih panjang dibandingkan dengan Wombat.

• Ukuran tubuh koala dewasa mencapai kurang lebih 64 hingga 76 cm dengan berat sekitar 5 hingga 14 kg. koala tidak mempunyai ekor, memiliki hidung yang besar serta tidak berambut, dan telinga yang bulat.

• Koala merupakan hewan nocturnal, yaitu yang beraktivitas di malam hari. Akan tetapi, jika mereka berada di bawah tekanan, seringkali menjerit dan menangis, mirip bayi manusia.

• Dapat tidur hingga 19 jam lamanya dalam sehari. Ia tinggal dan tidur di atas pohon eukaliptus.

Status Kelangkaan Koala

Autralia telah mendaftarkan koala sebagai spesies yang terancam punah. Habitatnya telah dirusak oleh pembukaan lahan, kebakaran lahan dan hutan, kekeringan, penyakit, dan ancaman lainnya. Koala masuk daftar spesies dengan status “rentan” di sejumlah negara bagian Australia.

Diperkirakan bahwa kebakaran hutan musim panas hitam di tahun 2019-2020 telah menewaskan setidaknya 5000 koala dan mempengaruhi sekitar 24% habitat di New South Wales. Satus koala saat ini terdaftar sebagai spesies yang terancam punah dalam kurun waktu satu decade.

Demikian informasi mengenai hewan koala, semoga bermanfaat. selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina