Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Fakta Unik Tarantula, Laba-Laba Terbesar Pemangsa Berbagai Jenis Hewan


Bagi kebanyakan orang, laba-laba merupakan jenis hewan yang menakutkan. Umumnya, jenis laba-laba yang ditakuti adalah yang berbisa, terutama yang bisa membunuh manusia.

Namun ternyata, ada jenis laba-laba lain yang membuat orang merasa ngeri. Apa itu? Apa lagi kalau bukan tarantula.

Tarantaula merupakan nama yang diberikan untuk salah satu spesies laba-laba berukuran besar yang umumnya berambut. Laba-laba jenis ini tergolong ke dalam famili heraphosidae dan terdapat sekitar 800 spesies yang telah teridentifikasi.

Tubuh yang besar dipenuhi dengan bulu memang membuat tarantula terlihat mengerikan. Namun, apakah mereka begitu berbahaya? 

Berikut ini penjelasan beberapa fakta menarik seputar tarantula yang jarang diketahui oleh orang. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Beracun, Namun Seharusnya Kita Lebih Takut Pada Rambutnya

Pada umumnya, salah satu ketakutan terbesar orang ketika melihat tarantula ialah takut digigit. Karena ukurannya begitu besar, gigitan hewan avertebrata yang satu ini memang bisa menyakitkan. Namun, tak perlu khawatir, gigitan tarantula tidak lebih berbahaya daripada sengatan lebah madu.

Ketika menggigit, tarantula hanya akan menyuntikkan sedikit racun, bahkan terkadang tidak menyuntikkan sama sekali. Avertebrata yang satu ini juga ternyata bukan hewan agresif dan hanya akan menyerang jika diganggu.

Justru hal yang seharusnya kita waspadai ialah rambut-rambut halus pada tubuh tarantula. Ketika merasa terusik, tarantula akan mempertahankan dirinya dengan cara merontokkan bulu-bulu halus di sekujur tubuhnya. apabila bulu tersebut terkena mata atau membran mukosa lainnya, bisa menyebabkan iritasi bahkan kebutaan.

2. Memangsa Berbagai Jenis Hewan

Dengan tubuhnya yang besar, tarantula merupakan hewan pemakan segala. Tarantula goliat pemakan burung (Theraphosa blondi) adalah spesies tarantula terbesar sekaligus laba-laba terbesar di dunia.

Sesuai namanya, laba-laba ini bahkan sanggup memangsa burung. Akan tetapi, mereka lebih sering memangsa serangga dan hewan-hewan lain, seperti kadal,tikus, kodok, bahkan ular.

3. Membuat Jaring Bukan Untuk Menangkap Mangsa

Sama seperti laba-laba pada umumnya, tarantula juga membuat jaring. Namun, tujuannya bukan untuk menjerat mangsa. Kebanyakan tarantula membuat lubang di tanah tempat mereka bersembunyi menunggu mangsa. Untuk menguatkan struktur lubang yang dibuat, tarantula menggunakan jaringnya.

Beberapa tarantula juga membuat jaring untuk mempermudah mereka memanjat. Jaring tersebut membuat pergerakannya menjadi lebih cepat, khususnya ketika mengejar mangsa. Spesies laba-laba raksasa ini juga membuat jaring untuk tempat kawin dan juga alas ketika berganti rangka luar.

4. Memperbarui Organ Dalamnya Secara Berkala

Sama seperti serangga, hewan ini memiliki rangka luar. Hanya saja tarantula secara berkala mengganti rangka luarnya. Uniknya lagi, dalam proses tersebut mereka juga memperbarui organ-organ dalamnya.

National Geographic menyebut organ yang diperbarui adalah lapisan perut dan kelamin betina. Mereka bahkan juga bisa menumbuhkan organ luar yang hilang seperti kaki dan pedipalps alias alat sensor yang terletak di bagian depan tubuhnya.

5. Bisa Mati Jika Terjatuh

Meski terlihat mengerikan, tarantula sebenarnya merupakan jenis laba-laba yang rapuh. Rangka luar hewan ini mudah hancur jika mereka terjatuh, bahkan dari tempat yang tidak terlalu tinggi sekalipun. Apabila abdomennya rusak, tarantula umumnya akan mati.

Itulah lima fakta unik seputar tarantula, laba-laba raksasa yang keberadaannya ternyata tak membahayakan manusia. Gimana, apakah kamu masih takut jika bertemu hewan ini?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina