Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Tidak Memiliki Telinga, Berikut Fakta Unik Belalang yang Jarang Diketahui


Kamu pasti sangat familiar dengan hewan yang satu ini bukan? Belalang bisa ditemukan di berbagai tempat khususnya di daerah persawahan atau di pekarangan rumah.

Hewan dengan nama ilmiah Caelifera ini merupakan jenis serangga yang memiliki banyak sekali jenis, bahkan diperkirakan sekitar 18.000 jenis di dunia.

Uniknya, setiap jenis belalang memiliki karakteristik yang sama, yakni tubuh yang panjang dan ramping, dilengkapi dengan rahang yang kuat.

Tak hanya itu, belalang juga memiliki keunikan lainnya yang jarang diketahui. Apa saja itu? yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Belalang Tidak Punya Telinga

Tahukah kamu kalau hewan yang satu ini ternyata tidak memiliki telinga? Ya, tapi meskipun demikian, bukan berarti belalang tidak bisa mendengar. Serangga jenis ini ternyata memiliki organ pendengar yang disebut dengan tympana.

Tympana itu sendiri merupakan organ pendengar berbentuk selaput melingkar yang terletak di area perut serangga.

2. Belalang Punya Lima Mata

Belalang merupakan serangga yang memiliki lima mata, dan setiap mata memiliki ribuan lensa tunggal. Dengan ribuan lensa tersebut, belalang memiliki kemampuan untuk melihat ke segala arah. 

ua mata besar belalang ini terletak di kedua sisi kepala belakang, sedangkan tiga mata lainnya berukuran lebih kecil terletak disetiap antenanya.

3. Belalang Punya Kaki yang Kuat

Jika diperhatikan sekilas, belalang terlihat rapuh. Namun, kaki Caelifera ini ternyata sangat kuat. Tak tanggung-tanggung, hewan ini bahkan bisa melompat hingga 20 kali dari panjang tubuhnya.

4. Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

Terdapat dua jenis metamorfosis pada serangga, yakni metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Belalang tergolong serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, karena hanya melalui proses telur-nimfa-dewasa.

Sementara itu, metamorfosis sempurna melewati tahapan mulai dari telur-larva-pupa-dewasa. Contoh serangga yang mengalami proses metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu.

5. Belalang Termasuk Herbivora

Serangga yang satu ini tergolong ke dalam hewan herbivora, yakni hanya memakan tanaman. Ia mampu menghancurkan seluruh tanaman, seperti kapas, biji-bijia, dan yang lainnya.

Terdapat beberapa jenis belalanga yang memakan semua jenis tanaman, namun ada juga yang hanya memakan jenis makanan tertentu saja.

6. Belalang Sudah Ada Sebelum Dinosaurus Muncul ke Bumi

Belalang termasuk serangga yang sudah sangat tua. Dilansir dari laman Thought Co, belalang primitif muncul pertama kali sekitar 300 juta tahun lalu, alias puluhan juta tahun sebelum kemuculan Dinosaurus. Bahkan di antara semua jenis serangga pemakan tumbuhan, belalang merupakan salah satu yang paling awal muncul.

Demikianlah informasi mengenai fakta-fakta unik serangg belalang yang menarik untuk diketahui. Mulai  dari tak memiliki telinga, hingga merupakan hewan purba yang muncul jauh sebelum dinosaurus hadir ke bumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina