Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Kenali Habitat, Sebaran, Perilaku dan Fakta Menarik Bekicot

 


Bekicot Merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Biasanya, hewan berlendiri ini bisa Kamu temukan di area persawahan dan bebatuan yang lembab. Oleh karena itu, Kamu tentu sudah sangat familiar dengan hewan avertebrata yang satu ini.

Perlu Kamu ketahui, hewan ini seringkali disebut-sebut sebagai salah satu hama lantaran sering memakan dedaunan dari tanaman masyarakat. Selain itu, hewan ini juga ternyata bukanlah satwa atau spesies asli Indonesia.

Berikut ini, kita akan membahas seputar habitat, sebaran, perilaku dan fakta unik dari bekicot. Simak ulasan di bawah ini ya!

Habitat dan Sebaran Bekicot

Telah disebutkan di atas bahwa bekicot bukanlah satwa asli Indonesia, melainkan berasal dari kawasan Afrika Timur. Pada dasarnya, bekicot adalah spesies yang mempunyai kemampuan beradaptasi yang sangat baik pada berbagai kondisi lingkungan. Hal ini bisa dilihat dari persebaran bekicot yang sangat luas, bahkan nyaris semua negara di dunia terdapat binatang berlendir ini, termasuk Indonesia.

Bekicot menyukai lingkungan lembab dan tidak menyukai paparan sinar matahari langsung, sehingga wilayah paling optimal untuk hidup adalah kawasan tropis yang basah atau lembab. Suhu letal minimal yang disukai adalah sekitar 7,22 derajat Celcius dengan pH lingkungan antara 7 sampai 8.

Dengan kondisi lingkungan yang optimal untuk menunjang kehidupannya, bekicot umumnya dapat dijumpai di kawasan hutan yang memiliki kondisi lembab. Satwa ini biasanya menempel di tanah, bebatuan, batang pohon, ataupun dedaunan. Selain kondisi lembab, beberapa area tersebut juga memudahkan bekicot memperoleh makanan.

Kelompok mollusca ini sebenarnya dianggap sebagai hama tanaman oleh para petani. Bahkan seperti telah disebutkan bahwa satwa bercangkang ini mengandung parasit yang menyebabkan penyakit, sehingga tidak baik untuk dipelihara.

Namun pada kenyataannya ada masyarakat di beberapa negara yang justru memakan bekicot, seperti Perancis dan Indonesia.

Perilaku Bekicot

Hewan ini juga dikenal sebagai satwa yang beraktivitas pada malam hari atau nokturnal. Hal tersebut disebabkan oleh kebiasaan bekicot yang menyukai lingkungan lembab. Jadi bukan karena saat waktu malam kondisi lingkungan gelap, sedangkan saat siang hari terang dan ada sinar matahari.

Perilaku tersebut semata-mata disebabkan oleh suhu pada malam hari yang lebih rendah dan lingkungan cenderung lebih lembab dibanding pada siang hari. Bahkan pada waktu siang hari apabila turun hujan dan matahari tidak terik, bekicot biasanya dapat dijumpai di berbagai tempat setelah hujan reda.

Pada saat malam hari bekicot mulai beraktivitas sekitar pukul 10 malam dan berhenti pada pukul 3 atau 4 dini hari. Selama beraktivitas bekicot menghabiskan lebih banyak waktu berjalan dibanding melakukan aktivitas yang lain. Hal itu dikarenakan pergerakannya yang lambat dan kebanyakan dilakukan di lingkungan yang memiliki kelembaban tinggi.

Secara umum dalam sehari bekicot mampu melakukan beberapa aktivitas seperti berjalan, memanjat, makan, mengeluarkan zat sisa metabolisme, kawin, dan berdiam diri. Bekicot akan menghabiskan siang hari dengan berdiam diri di dalam cangkangnya, karena pada saat itu kondisi lingkungan lebih kering dan panas.

Jarak tempuh yang dapat dicapai oleh setiap bekicot berbeda-beda dan dipengaruhi beberapa faktor, seperti umur dan ukuran tubuh. Bekicot yang berumur muda mampu menempuh jarak lebih jauh dibanding yang sudah tua, begitupun bekicot dengan ukuran tubuh besar.

Keluarga mollusca ini dikenal sebagai mode binatang rakus meski pergerakannya lambat, karena dapat makan dalam jumlah banyak. Maka dari itu bekicot sangat menyukai tinggal di wilayah yang memiliki pepohonan atau dekat dengan tempat sampah. Dalam kondisi normal satwa ini bisa bertahan hidup sampai usia tiga tahun.

Fakta Menarik Bekicot

1. Bekicot cukup berbahaya bagi manusia


Bekicot merupakan hewan pembawa parasit yang cukup berbahaya jika masuk ke dalam tubuh manusia. Beberapa jenis bekicot akan membawa parasit cacing yang mampu bertahan hidup pada tubuh manusia dan menyebabkan penyakit radang otak (meningitis).

2. Bekicot punya ribuan gigi


Seekor bekicot memiliki kurang lebih 14.000 gigi yang berukuran kecil. Gigi-gigi tersebut digunakan untuk mengunyah makanannya menjadi berukuran lebih halus sehingga mudah dicerna.

3. Bekicot takut dengan garam


Apabila terganggu dengan keberadaan bekicot di rumah, maka Anda dapat menaburkan garam pada tubuhnya.

Bekicot akan mati jika ditaburi garam karena tubuhnya tidak mampu memproses zat-zat yang terkandung dalam garam, sehingga menyebabkannya mati.

4. Bekicot berhibernasi pada musim dingin dan panas


Bekicot akan melakukan tidur panjang (hibernasi), baik pada musim dingin maupun di musim panas. Ketika musim dingin, bekicot akan melapisi tubuhnya dengan lendir, sedangkan jika cuaca panas tiba, mereka akan menyimpan lemak untuk bertahan hidup di musim kemarau.

5. Bekicot merupakan hewan hermaprodit


Bekicot memiliki dua alat kelamin dalam tubuhnya, sehingga disebut sebagai hewan hermaprodit. Meskipun demikian, ternyata bekicot tidak bisa bereproduksi sendiri. Hewan ini harus melakukan perkawinan dengan bekicot lainnya, sehingga akan menghasilkan bayi-bayi bekicot masing-masing.

Nah fakta menarik dari bekicot tadi menjadi penutup pembahasan kita tentang bekicot. Semoga tulisan di atas bisa menambah wawasanmu tentang hewan avertebrata kecil ini.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina