Langsung ke konten utama

Mengenal Fakta Menarik Kaki Seribu

Kaki seribu adalah hewan yang sering di jumpai disekita rumah. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari dan ditemukan didaerah dengan kelembaban udara yang tinggi.  Kali ini akan membahas tentang kaki seribu. Yuk, simak pembahasan artikelnya berikut ini. Taksonomi Berikut ini adalah taksonomi kaki seribu, yaitu: Kingdom               Animalia Filum                      Arthropoda Kelas                      Diplopoda Ordo                       Polydesmida Famili                     Eurymerodesmidae Genus                    Eurymerodesmus Ciri-Ciri Kaki Seribu Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen-segmen tubuh berbentuk cincin. Memiliki tubuh kecil seperti jari manusia Berwarna merah dibagian punggungnya, dibagian kakinya berwarna hitam Memiliki kaki yang banyak.

Ciri- Ciri dan Klasifikasi Hewan Avertebrata Filum Echinodermata

 

Hewan ini dapat dijumpai di perairan laut Indonesia dengan jumlah berlimpah. Keberadaan echinodermata dipengaruhi oleh ekosistem terumbu karang yang merupakan satu di antara habitatnya. Umumnya, echinodermata bergerak dengan lambat dan tidak ada yang hidup parasit. Beberapa spesies hidup menempel (sesil). Kelompok hewan yang termasuk echinodermata antara lain bintang laut, bintang ular, landak laut, lilia laut, bulu babi, dan mentimun laut. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai echinodermata, bisa mengenali ciri-cirinya secara umum.

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri echinodermata secara umum, yaitu:

·      Tubuhnya terdiri atas tiga lapisan embrional (ectoderm, mesoderm, dan endoderm). Mempunyai rongga tubuh (selom) yang sempurna atau disebut dengan tripoblastik selomata. Selom dibatasi oleh peritoneum bersilia. Selom berisi cairan yang banyak mengandung sel amoebosit, selom bersatu dengan kaki ambulakral.

·      memiliki bentuk tubuh yang simetri bilateral pada saat masih larva, tetapi pada saat dewasa bentuk tubuhnya simteri radial, ada yang berbentuk bulat seperti bola, pipih bundar, bulat memanjang, atau seperti tumbuhan, dan ada yang dilengkapi dengan lengan-lengan yang panjang.

·      tidak memiliki kepala dan tubuh dalam sumbu oral-aboral.

·      terdapat di sisi ventral dan anus di sisi dorsal.

·      memiliki endoskeleton dari osikel berkapur.

·      bergerak dengan ambulakral yaitu kaki tabung dengan lubang-lubang kecil yang berfungsi untuk menghisap.

·      memiliki sistem pencernaan sempurna kecuali bintang laut yang tidak mempunya anus.

·      tidak memiliki sistem ekskresi

·      perkembangbiakan secara seksual. 

Klasifikasi Echinodermata, yaitu:

1. Asteroida

Bentuk tubuh seperti bintang dan hidup pada habitat pesisir pantai. Memiliki lima lengan yang berduri    pendek dan tumpul pada permukaan tubuhnya. Alat gerak berupa kaki ambulakral. Tubuh dibedakan menjadi sisi oral atau sisi bawah (tempat mulut) dan sisi aboral atau sisi atas (tempat anus). Lapisan permukaan paling luar tersusun dari lapisan sel epidermal yang bersilia dan memiliki endoskeleton dibawahnya. Contoh asteroidea adalah Culcita (bintang laut berkulit), Linkia laevigata (bintang laut biru).

2. Ophiuroida

Hewan ini biasa disebut bintang ular karena memiliki lengan yang panjang dan pergerakannya seperti ular.  Habitatnya berada pada perairan laut dalam dan dangkal, khususnya di balik batu karang atau terkubur dalam pasir. Memiliki madreporit yang terletak pada bagian bawah (mulut) dan tidak memiliki anus, sehingga sisa makanan dikeluarkan melalui mulut. Contoh ophiuroidea adalah Ophiothrix fragillis dan Ophiopholis aculeata.

3. Crinoida

Bentuknya mirip bunga lili (lili laut) dan memiliki lima buah lengan yang bercabang. Hidup menempel pada substrat dan membentuk koloni sehingga samar terlihat seperti taman laut. Tidak memiliki madreporit, mulut dan anus terletak pada bagian oral. Pada bagian aboral terdapat kaliks, yaitu lempengan kapur yang berbentuk seperti cangkir. Contoh crinoidea adalah Antedon sp.dan Holopus sp.

4. Echinoidea

Biasa disebut landak laut yang hidup di pasir dan batu-batuan. Hewan ini tidak memiliki lengan, berbentuk bundar, agak pipih, dan permukaan tubuh dikelilingi oleh banyak duri. Mulut dan 5 buah gigi berada pada bagian oral. Sedangkan anus dan lubang kelamin berada pada bagian aboral. Contoh echinoidea adalah Diadema Saxsatile (bulu babi) dan Echinothrix sp. (landak laut).

5. Holothuroida

Sering disebut sebagai mentimun laut. Hewan ini hidup di pasir atau kapur. Memiliki tubuh lunak, duri yang halus, dan berbentuk seperti kantung yang memanjang. Mulut berada pada anterior, sedangkan anus berada pada posterior. Contoh holothuroidea adalah Holothuria Scabra, dan Thyone Byereus (mentimun laut).

Itulah ciri- ciri dan klasifikasi Filum Echinodermata, semoga bermanfaat ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Avertebrata Laba-Laba : Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Keragamannya

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda). Hewan ini memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak memiliki mulut pengunyah, tidak memiliki sayap, serta memiliki jaring perekat. Semua jenis laba-laba tergolong ke dalam ordo Araneae bersamaan dengan kalajengking, tungau, ketonggeng, dan semua hewan berkaki delapan. Bidang ilmu yang memperlajari tentang laba-laba disebut dengan arachnologi. Araneae adalah ordo terbesar dalam arachnida dan masuk dalam peringkat ke tujuh dari total keragaman spesies seluruh ordo organisme. Hewan ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika dan telah bertahan lama di hampir semua habitat kecuali kolonisasi udara dan laut. Hewan berkaki delapan ini memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau kerap disebut jenis karnivora. Terkadang, ia juga bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Laba-laba mempunyai bisa yang berfung

Fakta Unik Laba-Laba yang Harus Diketahui

Laba-laba merupakan hewan berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang. Hewan ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika kamu adalah salah satu orang yang juga takut dengan hewan ini, tak perlu khawatir. Sebab hewan yang satu ini nyatanya tak beracun dan tidak pernah tertarik dengan manusia. Karena besarnya ukuran manusia bagi laba-laba, membuatnya tidak tertarik untuk menyerang kita. Hewan berkaki delapan ini sering dijumpai di dalam rumah dan juga lingkungan sekitar manusia. Laba-laba dikenal dengan ciri khasnya yang membuat jaring-jaring di sudut-sudut rumah. Jika tidak dibersihkan dengan rutin, jaring laba-laba akan semakin banyak dan mengganggu pemandangan. Uniknya, laba-laba tidak pernah terperangkap di jaring yang dibuatnya sendiri. Tak hanya itu, terdapat fakta-fakta menarik lainnya seputar hewan ini. Apa saja itu? Yuk, Simak Ulasannya di bawah ini. 1. Dapat Membuat Jaring Raksasa Laba-laba memiliki kemampuan untuk membuat jaring-jaring dengan bagian tubuhnya send

Mengenal Avertebrata Bekicot : Kkasifikasi, Ciri-Ciri, dan Habitat

Sobat pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan hewan avertebrata yang satu ini. Bekicot merupakan hewan lunak yang berasal dari kelompok moluska. Umumnya, hewan berlendir ini bisa ditemukan di area persawahan dan bebatuan dengan kondisi yang lembab. Hewan ini juga kerap disebut sebagai salah satu hama karena memakan berbagai tanaman budidaya. Walaupun hewan berlendir ini banyak dijumpai di area pemukiman, ternyata satwa ini bukanlah spesies asli Indonesia. Artikel ini akan membahas tentang bekicot. Untuk lebih mengetahui tentang hewan avertebrata ini, simak penjelasan berikut. Klasifikasi Bekicot Hewan dengan nama latin Achatina fulica ini disebut juga siput darat yang berasal dari Afrika Timur. Moluska ini sudah menginvasif hampir keseluruh penjuru wilayah di dunia dan menyerang lahan-lahan pertanian. Berikut ini adalah klasifikasi bekicot, yaitu : Kingdom : Animalia Filum : Mollusca Kelas : Gastropoda Ordo : Sytromatophora Famili : Achatinidae Genus : Achatina Spesies : Achatina