Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Mengenal Bahaya Infeksi Cacing Pipih: Ini Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cacing pipih adalah avertebrata tergolong ke dalam filum Platyhelminthes. Ada lebih dari 25.000 spesies dan beberapa di antaranya bisa menyebabkan infeksi cacing pipih pada manusia. Salah satu spesies cacing pipih yang dapat menginfeksi manusia adalah cacing pita. Cacing jenis ini adalah parasit yang hidup di dalam tubuh hewan lainnya sebagai inang. Untuk lebih lanjut mengetahui infeksi tersebut, berikut penjelasan hingga pengobatannya. Infeksi cacing pipih pada manusia Terjadinya infeksi cacing pipih pada manusia bisa berawal saat mengonsumsi daging hewan yang tidak matang dan dalam kondisi sudah terinfeksi cacing pipih. Selain itu, infeksi juga bisa terjadi saat mengonsumsi air yang terkontaminasi telur atau larva cacing. Meski dapat diatasi, terkadang infeksi pada manusia dapat menyebabkan kondisi serius dan mengancam jiwa. Ada berbagai macam infeksi cating pipih, namun menurut kelasnya, ada dua yang paling dikenal menyebakan infeksi cacing pipih. 1. Trematoda (Flukes) K

5 Fakta Unik Kalajengking Yang Menakutkan, Yang No 5 Paling Berbahaya

Hewan ini memang memiliki cara melindungi diri dengan memberikan sengatan yang beracun pada musuhnya. Walau hewan ini berukuran kecil banyak orang sering menghindarinya. Tidak banyak yang tahu bahwa kalajengking tidak selalu menyengat dengan racun. Hewan ini memiliki cara penyerangan yang tidak langsung mematikan dengan racunnya. Berikut fakta unik tentang kalajengking yang mungkin belum teman-teman ketahui. Fakta Unik Kalajengking 1. Kalajengking Melahirkan Hewan kalajengking termasuk serangga. Kalajengking memiliki cara berkembang dengan cara melahirkan. Kalajengking akan melahirkan beberapa bayi dan membiarkannya besar di atas pundaknya. Bayi kalajengking itu akan bertahan selama 50 hari bersama sang induk. Setelah cukup umur, bayi kalajengking akan mulai mencari makan dan bertahan hidup sendiri. 2. Menyengat Tanpa Racun Kalajengking adalah jenis serangga yang melakukan serangan secara bertahap. Menurut peneliti, kalajengking bisa memiliki sifat agresif, tenang dan sangat

Berbahaya Tetapi Fakta Unik Gurita Sangat Mengherankan

Gurita adalah makhluk nakal yang gemar bermain, penuh rasa ingin tahu. Gurita memiliki sel-sel otak yang mengalir di seluruh tubuh. Kemampuan mereka mungkin akan mengejutkan kita. Jenis gurita juga ada yang sangat berbahaya, contohnya adalah gurita cincin biru. Apakah anda pernah mendengar gurita cincin biru? Seberapa bahayakan gurita cincin biru? Racun gurita cincin biru lebih mematikan dari racun sianida. Jadi anda harus berhati-hati jika berhadapan dengan gurita cincin biru. Berikut ini fakta unik gurita yang sangat menakjubkan Fakta Gurita Yang Sangat Mengherankan Gurita pintar tapi sebagian besar sel otak mereka sebenarnya ada di 'lengan' Gurita memiliki sistem saraf yang besar. Berikut ini faktu unik gurita : 1. Gurita Memiliki Kemampuan Mengingat Penelitian yang dilakukan dalam 70 tahun terakhir menunjukkan bahwa binatang ini dapat dilatih untuk melakukan tugas-tugas sederhana. Dalam satu percobaan tertentu, sejumlah gurita mampu menarik tuas untuk mendap

Daftar Semut Yang Paling Berbahaya Serta Trik Untuk Mengusirnya

  Semut merupakan serangga yang termasuk dalam ordo Hymenoptera. Semut telah berevolusi sekitar 140 juta tahun yang lalu dari serangga yang mirip lebah. Spesies semut yang teridentifikasi saat ini berjumlah 12.500 spesies. Serangga berukuran kecil ini termasuk serangga teritorial yang mempertahankan dirinya dengan cara mengigit atau menyengat. Beberapa jenis semut memiliki gigitan yang mematikan hingga masuk dalam jajaran semut paling berbahaya di dunia. Dilansir dari World Atlas, 15 Agustus 2019, berikut ada daftar semut paling mematikan di dunia yang perlu dihindari ketika melihatnya. Jenis - Jenis Semut Yang Paling Berbahaya  1. Semut peluru Semut peluru atau Paraponera clavata memiliki sengatan yang nilainya berada di puncak indeks rasa sakit akibat sengatan. Banyak yang membandingkan gigitan semut peluru dengan ditembak sehingga jenis semut yang satu ini dinamai semut peluru. Semut Terinfeksi Jauhi Kawannya yang Sehat, gigitan semut peluru menyebabkan gelombang rasa sa

7 Fakta Unik Binatang Ubur-Ubur

Pasti anda sudah pernah melihat ubur-ubur di TV, internet dan buku pelajaran. Tetapi saya yakin pasti banyak diantara sahabat yang belum pernah melihat secara langusng binatang yang tidak memiliki tulang belakang ini. Bentuknya lembek seperti jelli, tetapi memiliki sengatan listik yang kuat. Binatang ini keliahatan tidak berdaya tetapi memiliki senjata yang mematikan. Ubur-ubur adalah binatang laut yang tidak   memiliki tulang belakang. Ubur-ubur yang dimaksud di sini adalah hewan dari kelas Schypozoa, sehingga sering disebut ubur-ubur sejati agar tidak dibingungkan dengan hewan lain yang juga disebut ubur-ubur seperti: Ctenophora (ubur-ubur sisir) dan Cubozoa (ubur-ubur kotak). Sebagai bagian dari Cnidaria, ubur-ubur ini memiliki dua bentuk tubuh yaitu polip yang menempel di dasar laut dan medusa yang dapat berenang bebas dan berbentuk cangkir terbalik. Fakta Unik Ubur-ubur Bentuk tubuh dasar Ubur-ubur dewasa memiliki dua bentuk tubuh dasar, yakni : Medusa yang dapat berenang

Ciri Hewan Avertebrata

Hewan avertebrata adalah jenis hewan tanpa tulang belakang. Ciri-ciri hewan avertebrata ini sangat mudah untuk tebak, karena Anatomi tubuh hewan ini tidak serumit hewan vertebrata (hewan yang mempunyai tulang belakang) dan lebih primitif. Maka itu, hewan avertebrata dianggap sebagai hewan tingkat rendah. Istilah lainnya disebut hewan invertebrata. Ciri-ciri Hewan avertebrata yang tergolong unik adalah Perkembangbiakan hewan ini terjadi secara seksual dan aseksual. Hewan avertebrata yang berkembang biak secara seksual melibatkan sel kelamin jantan dan betina. Sementara, hewan avertebrata yang berkembang biak secara aseksual tidak melibatkan sel kawin. Dalam dunia hewan terdapat dua kelompok berbeda, yaitu hewan vertebrata dan hewan avertebrata.Salah satu hal yang paling mudah untuk membedakan keduanya adalah ciri hewan avertebrata  yang tidak memiliki tulang belakan. Kelompok hewan avertebrata merupakan kelompok hewan yang paling beragam, dengan jumlah spesiesnya yang mencapai