Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Wajib Pahami, Cara Membasmi kecoak Dengan Alami

Siapa sih yang tidak pernah melihat Kecoak, Salah satu   hewan   hama ini merupakan golongan hewan avertebrata. Hewan yang satu   ini memiliki habitat di tempat   lembap,gelap,dan basah. Di luar rumah, mereka bisa ditemukan di tong sampah, kayu busuk, tumpukan daun, selokan, pipa air, pekarangan, dan tempat lain yang menurut mereka nyaman untuk ditinggali serta berkembang biak.   Kecoak   juga merupakan hewan neuropora primitive yakni hewan yang berada sejak zaman akhir Jurasik ( 1200 -- 1500   Juta Tahun ) yang dibuktikan dengan adanya fosil kecoak. Kecoak     mempunyai lebih dari 4600 spesies dan lebih dari 30 spesies kecoak hidup berdampingan dengan kita.   Hewan ini memiliki tubuh oval dan pipih bagian kepalanya teletak dan tersembunyi dibawah pronotum,mempunyai satu mata, antena panjang dua pasang sayap dan tiga pasang kaki.   Kecoak   memiliki ukuran sekitar 2 mm sampai 5 mm, sedangkan yang dewasa ukurannya sekitar 3,5 cm hingga 4,1 cm. Hewan ini kerap sekali dikata

Hewan Avertebrata Bintang Laut : Klasifikasi, Morfologi, dan Fisiologi

Bintang laut merupakan hewan yang biasa berasosiasi dengan karang, dan memiliki empat sampai enak lengan. Hewan ini merupakan jenis hewan kelas Asteroidea filum Echinodermata . Hewan ini biasanya juga memiliki kulit tubuh yang keras, dan berduri. Bintang laut ( Archaster typicus ) umumnya memiliki 5 jumlah lengan, yang apabila lengan tersebut putus, maka akan tumbuh lengan baru sebagai pengganti. Bintang laut biasanya memakan bahan organik dan plankton, yang masuk melalui mulut, menuju esofagus dan lambung yang bercabang menuju setiap lengan. Sisa pencernaan dari hewan ini kemudian dikeluarkan melalui anus yang terdapat pada bagian dorsal tubuh bintang laut. Bintang laut memiliki peran yang cukup penting bagi ekosistem terumbu karang. Umumnya hewan ini memakan predator dari terumbu karang, selain itu bintang laut juga berperan mendaur ulang kawan dan memasukkannya kedalam siklus rantai makanan. Sedangkan manfaat dari hewan ini adalah, dapat dimanfaatkan dalam bidang medis. Hew

Klasifikasi, Morfologi, dan Jenis Kelabang Paling Berbahaya

Siapa yang tidak takut dengan hewan satu ini, kelabang merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang dan termasuk ke dalam filum Arthropoda , subfilum Myriapoda . Hewan ini memiliki nama latin Chilopoda . Secara fisik binatang ini memang terlihat menyeramkan. Kelabang merupakan binatang berbisa, bertubuh pipih, dan memiliki kaki yang banyak. Hewan ini termasuk kedalam kelas predator, dan biasa memakan serangga. Pada bagian kepala kelabang, terdapat sepasang mata yang telah dimodifikasi menjadi sebuah cakar yang beracun. kaki beracun pada kelabang ini berguna untuk melumpuhkan mangsa ketika sedang bertemu dengan mangsanya. Setelah kelabang membunuh mangsanya, hewan ini akan mengunyah dengan rahang yang terdapat pada bagian bawah. Jenis kelabang terbesar yang diketahui hingga saat ini, yaitu Amazonian giant centipede . Morfologi Hewan Avertebrata Kelabang Kelabang merupakan hewan yang masuk ke dalam jenis hewan avertebrata. Hewan ini memiliki rahang yang mengandung kelenjar beracun

Morfologi, Klasifikasi, dan Jenis Laba-Laba, Salah Satu Hewan Anvertebrata

Laba-laba adalah salah satu hewan pemangsa atau karnivora, mangsa utama dari hewan ini adalah serangga.  Hampir semua jenis laba-laba, dengan kecuali sekitar 150 spesies dari suku Uloboridae, Holarchaeidae, dan subordo Mesothelae, mampu menginjeksi melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya.  Tetapi, dari puluhan ribu spesies laba-laba yang ada, hanya sekitar 200 spesies yang gigitannya dapat membahayakan manusia. Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa hal dari hewan anvertebrata satu ini. 1. Morfologi Laba-Laba Laba-laba merupakan hewan anvertebrata yang memiliki dua bagian tubuh, yaitu bagian tubuh depan yang disebut cephalothorax atau prosoma, merupakan gabungan dari kepala dan dada (torax), dan segmen bagian belakang disebut abdomen (perut) atau opsithosoma. Pada bagian tubuh depan (cephalothorax), terdapat empat pasang kaki dan satu sampai empat pasang mata. Selain itu terdapat pula sepasang taring besar dan alat bantu pada bagian mulut disebut pedipalpus. Hewan

Cara Berbudidaya Lebah, Avertebrata Penghasil Madu

Hewan avertebrata merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Hewan ini dianggap sebagai hewan tingkat rendah, karena anatomi tubuhnya tidak serumit hewan vertebrata (hewan yang memiliki tulang belakang).  Hewan avertebrata memiliki ciri-ciri seperti tidak memiliki tulang belakang dan tulang punggung, tidak memiliki tulang endoskeleton keras, memiliki tubuh yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu kepala, dada, dan perut, tidak memiliki paru-paru untuk respirasi melainkan respirasi melalui kulit. Salah satu hewan avertebrata yang akan dibahas pada artikel ini adalah lebah madu. Avertebrata penghasil madu ini termasuk kelompok serangga dalam keluarga Apidae (ordo Hymenoptera ). Keluarga Apidae ini mencakup semua lebah yang dapat menghasilkan madu.   Berikut merupakan jenis-jenis lebah madu yang terdapat pada suatu koloni: 1. Lebah Pekerja Lebah ini dikenal dengan lebah betina yang tidak mengalami perkembangan secara seksual. Lebah pekerja biasanya memiliki tugas untuk mencari ma

Cara Budidaya Maggot, Salah Satu Hewan Avertebrata

Cara Budidaya Maggot, Salah Satu Hewan Avertebrata Maggot,   mendengar sebutannya mungkin orang belum mengetahui banyak akan hal ini, Namun dengan sebutan   belatung, mungkin sudah sering kita dengar dan lebih familiar karena dianggap oleh sebagian orang, Mangot merupakan hewan yang menjijikkan dan menggelikan. Maggot atau yang lebih sering dipanggil dengan nama belatung merupakan larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF) dan memiliki bahasa latin Hermetia Illucens . maggot merupakan larva dari jenis lalat yang awalnya berasal dari telur dan mengalami metamorfosis menjadi lalat dewasa. Maggot memiliki warna hitam, dan membuat kabanyakan orang menjadi merasa geli dan jijik. Tetapi kenyataannya  maggot memiliki potensi untuk dibudidayakan. Bagi beberapa orang, budidaya Maggot merupakan potensi yang menggiurkan untuk dikembangkan. Terutama untuk pemanfaatan pakan alternatif bagi ternak. Perkembangbiakan Maggot harus dilakukan pada media   yang bersih, yaitu pada media yang be

Mengenal Cacing Tanah Lebih Dekat

  Cacing tanah adalah cacing berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam filum Annelida. Mereka umumnya ditemukan hidup di tanah dengan memakan bahan organik hidup dan mati. Cacing tanah melakukan respirasi melalui kulitnya. Adapun nama latin dari cacing tanah adalah Lumbricina. Mereka biasanya jauh lebih melimpah di lingkungan terganggu dan biasanya aktif hanya jika air hadir. Ciri-ciri Binatang satu ini memiliki ciri-ciri yaitu : Panjangnya sekitar 1 mm hingga 3 mm. Tubuh cacing tanah diselimuti dengan lendir guna memudahkannya bergerak. Bentuk tubuhnya simetris bilateral, bersegmen dan mirip seperti cincin. Tidak memiliki mata namun, memiliki indra penciuman dan juga peraba yang peka. Segmen pada cacing ini tidak hanya di bagian luar saja, namun juga di bagian dalam tubuh. Segmen-segmen pada tubuh cacing dipisahkan oleh sekat dan dinamakan septa. Siklus Hidup Cacing tanah memiliki siklus hidup yaitu : Mulai dari Kokon. Biasanya kokon ini keluar dari tubuh cacing yang um

Daftar Ikan Terbesar di Dunia, Ada yang Mencapai 21 Ton

Kingdom Animalia terbagi 2 kelompok besar, yakni Hewan Vertebrata dan Invertebrata. Kedua kelompok ini jelas memiliki perbedaan, baik dari segi bentuk tubuh, makanan, habitat dan lainnya. kedua kelompok besar itu juga masih terdiri dari beberapa bagian lagi yang wajib kamu ketahui. Namun, untuk kali ini kita akan membahas hewan vertebrata, kelas pisces, lebih tepatnya ikan terbesar di dunia. Yuk, simak penjelasan berikut ini. Hewan Vertebrata Hewan vertebrata adalah hewan bertulang belakang (memiliki tulang belakang) yang merupakan subfilum dari filum chordata. Ciri khusus dari hewan ini yaitu korda dorsalis sebagai penguat rangka. Hewan vertebrata dibagi lagi menjadi beberapa kelas berdasarkan ciri khususnya, yakni kelas pisces, Amphibi, Reptilia, Aves dan Mamalia. Kelas Pisces, ciri-cirinya: • Hidup di air. • Bernapas menggunakan insang. • Berdarah dingin karena suhu tubuh hewan ini menyesuaikan dengan lingkungan. • Memiliki sirip dan ekor untuk menentukan arah gerak dalam ai

Proses Metamorphosis Kupu-kupu, Dari Telur Hingga Dewasa

Kupu-kupu merupakan salah satu contoh serangga yang masuk kedalam filum avertebrata atau hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Kupu-kupu juga menjadi salah satu serangga yang sangat banyak peminatnya, sehingga tak jarang serangga yang satu ini banyak dibudidayakan. Serangga dikenal sebagai hewan yang memiliki sayap yang yang sangat cantik. Sayap kupu-kupu memiliki warna yang yang sangat beragam serta motif yang bervariasi, maka tak heran jika hewan avertebrata yang satu ini cukup digemari oleh banyak kalangan di masyarakat. Selain dikenal dengan warna sayapnya yang sangat cantik, kupu-kupu juga dikenal sebagai salah satu hewan yang melakukan metamorphosis secara sempurna. Proses metamorphosis tersebut dimulai dari telur hingga mencapai bentuk kupu-kupu yang sempurna dan juga seutuhnya. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai proses metamorphosis kupu-kupu dari telur hingga menjadi kupu-kupu yang cantik. Penasaran apa saja prosesnya? Ini dia. P