Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Wajib Pahami, Cara Membasmi kecoak Dengan Alami

Siapa sih yang tidak pernah melihat Kecoak, Salah satu   hewan   hama ini merupakan golongan hewan avertebrata. Hewan yang satu   ini memiliki habitat di tempat   lembap,gelap,dan basah. Di luar rumah, mereka bisa ditemukan di tong sampah, kayu busuk, tumpukan daun, selokan, pipa air, pekarangan, dan tempat lain yang menurut mereka nyaman untuk ditinggali serta berkembang biak.   Kecoak   juga merupakan hewan neuropora primitive yakni hewan yang berada sejak zaman akhir Jurasik ( 1200 -- 1500   Juta Tahun ) yang dibuktikan dengan adanya fosil kecoak. Kecoak     mempunyai lebih dari 4600 spesies dan lebih dari 30 spesies kecoak hidup berdampingan dengan kita.   Hewan ini memiliki tubuh oval dan pipih bagian kepalanya teletak dan tersembunyi dibawah pronotum,mempunyai satu mata, antena panjang dua pasang sayap dan tiga pasang kaki.   Kecoak   memiliki ukuran sekitar 2 mm sampai 5 mm, sedangkan yang dewasa ukurannya sekitar 3,5 cm hingga 4,1 cm. Hewan ini kerap sekali dikata

Ciri-Ciri dan Klasifikasi Porifera

Berbicara tentang organisme laut, mungkin yang pertama tersirat dalam benakmu adalah beragam jenis ikan, seperti ikan tuna, ikan marlin , ikan kakap, dan jenis ikan bertaring yang ada di lautan bebas. namun disamping itu, ada organisme lain yang hidup disana, salah satunya adalah porifera. Porifera merupakan salah satu filum yang terdapat dalam kingdom Animalia, dan dikategorikan ke dalam hewan avertebrata atau hewan tak bertulang belakang. Dalam ilmu biologi, kingdom animalia terbagi menjadi dua, yakni hewan invertebrata dan hewan vertebrata. Hewan avertebrata itu sendiri adalah hewan yang tak bertulang belakang dan susuan sarafnya berada di bawah saluran pencernaan. Hewan invertebrata itu sendiri dibagi lagi ke dalam delapan filum, yakni hewan berpori (Porifera), hewan berkulit duri (Echinodermata), hewan berongga (Coelenterata), cacing pipih (Platyhelmintes), cacing gelang (Annelida), cacing gilig (Nemathelminthes), hewan lunak (Mollusca), dan hewan berbuku-buku (Arthropoda). Apa

Fakta Unik Tarantula, Laba-Laba Terbesar Pemangsa Berbagai Jenis Hewan

Bagi kebanyakan orang, laba-laba merupakan jenis hewan yang menakutkan. Umumnya, jenis laba-laba yang ditakuti adalah yang berbisa, terutama yang bisa membunuh manusia. Namun ternyata, ada jenis laba-laba lain yang membuat orang merasa ngeri. Apa itu? Apa lagi kalau bukan tarantula. Tarantaula merupakan nama yang diberikan untuk salah satu spesies laba-laba berukuran besar yang umumnya berambut. Laba-laba jenis ini tergolong ke dalam famili heraphosidae dan terdapat sekitar 800 spesies yang telah teridentifikasi. Tubuh yang besar dipenuhi dengan bulu memang membuat tarantula terlihat mengerikan. Namun, apakah mereka begitu berbahaya?  Berikut ini penjelasan beberapa fakta menarik seputar tarantula yang jarang diketahui oleh orang. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini. 1. Beracun, Namun Seharusnya Kita Lebih Takut Pada Rambutnya Pada umumnya, salah satu ketakutan terbesar orang ketika melihat tarantula ialah takut digigit. Karena ukurannya begitu besar, gigitan hewan avertebrata yang

Fakta Unik Avertebrata Capung, Serangga Kecil yang Gesit

Banyak dari kita mungkin sudah sangat familiar dnegan serangga yang satu ini. Capung adalah salah satu jenis serangga yang memiliki empat sayap dengan ciri khas mata yang besar. Mata besar atau disebut juga mata majemuk pada serangga ini terdiri dari ommatidium yang bisa melihat ke segala arah serta mendektesi gerakan dengan radius lebih dari 10 meter. Serangga jenis ini banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indoensia. Tercatat, setidaknya ada 750 jenis capung yang hidup di indonesia. Tak hanya di daerah tropis, hewan avertebrata ini juga dijumpai di pegunungan tinggi. Banyak orang menyukai serangga yang satu ini, karena memiliki bentuk serta sayap yang indah. Tapi jangan salah, dibalik keindahannya ternyata capung sebenarnya predator ganas dengan rahang yang tajam. Capung telah melalui berbagai tahapan evolusi sehingga dapat menyempurnakan kemampuan terbang dan menjadi makhluk cantik dan menakjubkan Berikut ini merupakan fakta unik seputar capung yang menarik untuk diketahui dan

Mengenal Lintah, Hewan Avertebrata Penghisap Darah

Pernahkah kamu melihat hewan yang satu ini? lintah memang identik sebagai hewan menggelikan karena memiliki tubuh lunak dan berlendir. Hewan ini juga merupakan salah satu spesies yang berkerabat dekat dengan cacing tanah. Kamu dapat menemukan hewan avertebrata jenis ini di hutan hujan tropis, sungai, danau, laut, dan tempat-tempat lembab. Hewan yang juga disebut pacet ini menyerang korbannya menggunakan alat penghisap di bagian depan tubuhnya, kemudian melukai dan menghisap darahnya. Untuk lebih mengenal lebih jauh tentang hewan yang satu ini, simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Klasifikasi Lintah Kingdom: Animalia Subkingdom: Bilateria Filum: Annelida Kelas: Clitellata Subkelas: Lumbriculata Ordo: Hirudinida Famili: Hirudinidae Subfamili: Hirudinariinae Genus: Hirudo Ciri-Ciri Lintah Berikut ini dijelaskan beberapa ciri dan morfologi pacet yang memiliki tubuh kenyal tersebut, antara lain: • Tubuh hewan avertebrata ini relatif pipih dan berwarna cokelat gelap kehitaman, berkerut-ker

5 Fakta unik Hewan Avertebrata Cumi-Cumi

Cumi-cumi adalah kelompok hewan yang tergolong dalam jenis moluska. Hewan avertebrata ini hidup di laut dan termasuk dalam salah satu golongan hewan tak bertulang belakang, hewan ini menyemprotkan tintanya ketika ia merasa terancam. Salah satu jenis cumi-cumi yang ada dilaut dalam yaitu jenis Heteroteuthis yang memiliki kemampuan memancarkan cahaya organ dan mengeluarkan cahaya itu terletak pada ujung suatu juluran panjang yang menonjol di depan. Sementara itu, cumi-cumi yang sering dikonsumsi manusia adalah jenis Loligo Pealei yang merupakan jenis cumi yang tersebar di perairan Laut Tengah, Asia Timur, serta sepanjang pantai timur Amerika Utara. Selain itu, terdapat beberapa fakta lainnya seputar cumi-cumi yang sudah dirangkum dari beberapa sumber. Penasaran? Yuk, simak artikel di bawah ini. 1. Memiliki Darah Berwarna Biru Berbeda dengan makhluk hidup yang punya darah merah karena senyawa hemoglobin di dalamnya, cumi-cumi justru punya warna darah unik yaitu bewarna bir

Deretan Keunikan Bintang Laut yang Jarang Diketahui

Berbicara tentang bintang laut, mungkin hal yang pertama terlintas di benakmu adalah salah satu karakter di film kartun Spongebob Bernama Patrick. Memiliki nama ilmiah Asteroidea, hewan avertebrata yang satu ini masuk dalam filum Echinodermata, yang juga sejenis dengan bulu babi, sand dollar, dan teripang. Meskipun hidup di dalam air, perlu diketahui bahwa biota laut yang satu ini tidak masuk dalam kategori ikan . Tak banyak yang tahu, jika lengan bintang laut tidak hanya membuat mereka terlihat seperti 'bintang', namun tternyata mereka juga punya mata yang terletak di lengannya. Yuk, cari tahu fakta unik seputar bintang laut dalam penjelasan di bawah ini. 1. Tidak Semua Memiliki lima Lengan dan Berbentuk Seperti Bintang Meski biota laut ini diberi nama bintang laut karena bentuknya, namun tak semua spesies bintang laut punya bentuk layaknya bintang. Terdapat ribuan jenis bintang laut di berbagai zona, sebagian hidup di wilayah tropis, dan ada juga yang tinggal di perairan dal

Cumi-Cumi | Klasifikasi, Morfologi, dan Sistem Pencernaan

Berbicara tentang laut, tentu ada banyak biota laut yang bisa ditemui disana, seperti ubur-ubur , berbagai jenis ikan, cumi-cumi, dan masih banyak lagi. Cumi-cumi merupakan salah satu hewan yang termasuk kedalam kelompok cephalopoda/jenis moluska yang dapat hidup di laut. Dalam bahasa Yunani, cephalopoda memiliki arti “kaki kepala”, yang menjelaskan bahwa cumi-cumi terpisah antara bagian kepala dan kakinya. Untuk lebih mengetahui lebih dalam seputar moluska yang satu ini, simak ulasannya di bawah ini. Klasifikasi Cumi-Cumi Berikut ini adalah klasifikasi ilmiah cumi-cumi, antara lain: Kingdom: Animalia Pylum: Mollusca Kelas: Chepalopoda Sub Kelas: Coidea Super Ordo: Decapodiformes Ordo: Decapod Family: Loliginidae Genus: Loligo Spesies: Loligi indica Morfologi Cumi-Cumi Kamu tentu sudah sangat familiar dengan moluska yang satu ini. Tubuh cumi-cumi dapat dibedakan atas kepala, leher, dan badan. Bagian kepalanya berukuran besar dan tertutup oleh cangkang yang cukup keras jika dibandingkan

Mengenal Lebah Madu

Lebah madu adalah spesies serangga sosial yang kaya manfaat. Bisa dikatakan bahwa semua yang dihasilkan oleh lebah madu dapat dimanfaatkan untuk kesehatan manusia. Berdasarkan klasifikasinya, lebah madu tergolong ke dalam ordo Hymenoptera yang berarti sayap bening. Berdasarkan beberapa penelitian, terdapat sekitar tujuh spesies lebah madu yang telah teridentifikasi, yakni Apis laboriosa, Apis florea, Apis Mellifera, Apis dorsata, Apis Andreniformis, Apis cerana, dan dan Apis koschevnikovi. Akan tetapi, beberapa waktu belakangan ditemukan spesies lebah madu yang baru, yaitu Apis nigrocincta di wilayah Sulawesi dan Apis nuluensis di Kalimantan. Saat ini, madu yang beredar di dunia umumnya diproduksi melalui proses budidaya. Terdapat banyak jenis lebah di dunia ini, namun tak semuanya dapat menghasilkan madu. Lalu, apa saja keistimewaan hewan avertebrata yang satu ini? dan jenis lebah apa sajakah yang bisa menghasilkan madu? Simak informasi lengkapnya di bawah ini. Klasifikasi Lebah Madu

Tidak Memiliki Telinga, Berikut Fakta Unik Belalang yang Jarang Diketahui

Kamu pasti sangat familiar dengan hewan yang satu ini bukan? Belalang bisa ditemukan di berbagai tempat khususnya di daerah persawahan atau di pekarangan rumah. Hewan dengan nama ilmiah Caelifera ini merupakan jenis serangga yang memiliki banyak sekali jenis, bahkan diperkirakan sekitar 18.000 jenis di dunia. Uniknya, setiap jenis belalang memiliki karakteristik yang sama, yakni tubuh yang panjang dan ramping, dilengkapi dengan rahang yang kuat. Tak hanya itu, belalang juga memiliki keunikan lainnya yang jarang diketahui. Apa saja itu? yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini. 1. Belalang Tidak Punya Telinga Tahukah kamu kalau hewan yang satu ini ternyata tidak memiliki telinga? Ya, tapi meskipun demikian, bukan berarti belalang tidak bisa mendengar. Serangga jenis ini ternyata memiliki organ pendengar yang disebut dengan tympana. Tympana itu sendiri merupakan organ pendengar berbentuk selaput melingkar yang terletak di area perut serangga. 2. Belalang Punya Lima Mata Belalang merupa

Fakta Menarik Cacing Tanah yang Jarang Diketahui

Kamu tentu telah familiar dengan hewan avertebrata yang satu ini. Cacing tanah umumnya ditemukan hidup di tanah, memakan bahan organik hidup dan mati. Terkadang hewan ini sangat ditakuti oleh beberapa orang, karena bentuknya yang unik dan terlihat menggelikan. Uniknya, hewan tak bertulang belakang ini banyak dicari dalam jumlah yang banyak dengan tujuan tertentu, seperti pakan ternak seperti ayam atau sebagai bahan pembuatan obat-obatan. Hal tersebut menandakan bahwa cacing tanah memiliki banyak sekali manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, keberadaan cacing tanah ini juga dapat meningkatkan kesuburan tanah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta menarik cacing tanah, antara lain: 1. Sensitif Terhadap Cahaya Kita semua tentu mengetahui bahwa cacing tanah hidup dalam tanah, selalu berada dalam kegelapan dan jarang keluar dari tempat asalnya. Hal tersebut disebabkan karena faktanya cacing sangat sensitif terhadap cahaya. Dilansir dari wormfarmguru.com, c

Fakta Menarik Seputar Avertebrata Semut

Kamu tentu sering menemukan semut baik di dalam maupun di luar rumah. Semut merupakan salah hama yang sangat mudah ditemukan. Semut dikenal sebagai serangga sosial karena hidup berkoloni dan saling bekerjasama. Meskipun demikian, serangga ini memiliki kemampuan yang unik jika dibandingkan dengan serangga lainnya, baik secara individu maupun kolektif. Jika diperhatikan, serangga kecil ini menyimpan keunikan tersendiri yang jarang diketahui, antara lain: 1. Tidak Memiliki Telinga Semut dikenal sebagai serangga yang tidak memiliki telinga. Namun, meskipun demikian, bukan berarti serangga kecil ini tidak bisa mendengar. Semut tetap bisa mendengar dengan cara merasakan getaran di permukaan. Sensor tersebut terdapat di lutut dan juga kakinya,s edangkan untuk antena dan bulu halus di sekitar tubuhnya, digunakan untuk mencari makanan. 2. Tidak Memiliki Paru-Paru Karena ukurannya yang sangat kecil, semut tidak memiliki ruang untuk mengakomodasi sistem pernafasan seperti manusia. Sebaliknya, mer

Berasal Dari Afrika, Berikut Fakta Unik Bekicot yang Tak Banyak Diketahui

Kamu tentu telah familiar dengan hewan yang satu ini. bekicot banyak ditemukan di area yang kondisinya lembab, seperti di persawahan. Bekicot (Achatina fullica) tergolong ke dalam salah satu hewan molusca dengan ciri khas yakni selalu membawa cangkangnya kemana-mana. Cangkangnya tersebut berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus untuk pertahanan diri. Bekicot kerap dianggap sebagai hewan menjijikkan karena memiliki banyak lendir yang menutupi sekujur tubuhnya. Dahulu kala, keberadaan bekicot sering dijauhi manusia, karena  lendirnya dan juga sifat hama yang dianggap merugikan para petani. Akan tetapi, saat ini bekicot justru banyak dipelihara karena memiliki segudang manfaat bahkan dapat dijadikan sebagai bahan makanan. Hewan ini juga ternyata sangat efektif dijadikan sebagai obat untuk mengatasi beberapa penyakit kronis. Berikut ini beberapa fakta unik seputar hewan bekicot yang belum banyak diketahui orang, antara lain: 1. Awalnya Berasal dari Afrika Bekicot adalah hewan khas Afrika